Dukungan Pemerintah

Infrastuktur yang Telah Lengkap dan Terus Berkembang

Infrastruktur kota Semarang yang telah dan akan ada, sangat mendukung setiap investasi usaha di KIW. Sarana transportasi laut dan udara memungkinkan distribusi ke seluruh penjuru dunia. Begitu juga pasokan dari seluruh penjuru dunia ke KIW. Sarana transportasi darat akan menghubungkan kota – kota di Pulau Jawa, Sumatra dan Bali dengan Ekonomis. Penyediaan energi air bersih dan telekomunikasi akan menjadi bagian yang selalu tersedia dan ditingkatkan pada setiap investasi di KIW.

The Completed and Growing Infrastucture

The existing and future infrastucture of Semarang give a big support for every investment in Wijayakusuma Industrial area sea and Air Transportation and also all distributions to all land transportation connect cities in java, Sumatra, Bali economically.

Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang

Dari Lokasi Kawasan Industri Wijayakusuma menuju bandara Internasional Ahmad Yani Semarang kalau ditempuh dengan kendaraan hanya memerlukan waktu 15 menit.

The Distance from Wijayakusuma Industrial Area to Ahmad Yani International Air Port only 15 minute by car.

Fasilitas Sosial yang Lengkap

Sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah Semarang telah menjadi kota yang dapat memenuhi segala keinginan warga dan pengunjungnya. Selain kantor – kantor pelayanan pemerintahan, terdapat rumah sakit kelas A, hotel bintang 5, pusat perbelanjaan, olah raga. pendidikan, perbankan, imigrasi, rekreasi dan hiburan representatif. Dengan standar internasional, fasilitas – fasilitas umum kota Semarang tersebut menjadikan para investor di KIW terjaga aktivitas bisnisnya dan tidak kehilangan aktifitas sosialnya, ini dikarenakan kesemuanya itu hanya ditempuh dalam 20 menit dari KIW.

Complete Social Facilities

 As the capital city of Central Java, Semarang has become a city which fullfill all need of the of the citizens and the Visitors beside goverment service offices, there are first class hospital, five star hotels, shooping center, sports, education, banking, imigrations, recreation and representative intertainment center. With international standard, public facilities of Semarang help of investors business activities wel- maintained and they will not miss their social activities. it’s because all the areas are only 20 minutes aniway from Wijayakusuma Industrial area.          

Tenaga Kerja yang Kompetitif

Saat ini angkatan kerja Jawa Tengah berjumlah 22 juta orang, 12 juta diantaranya adalah wanita. Tenaga – tenaga trampil itu bertambah 2,3 % per tahun atau sekitar 300.000 orang. Pusat – pusat pendidikan dan ketrampilan telah banyak tersebar di kota Semarang. Sehingga kebutuhan dari tenaga trampil dari beragam keahlian dan disiplin ilmu mudah sekali didapatkan di kota Semarang. UMR-nya (Upah Minimum Regional) sangat kompetitif dan biaya hidup yang lebih rendah di banding dengan Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur. Di sekitar Kawasan Industri Wijayakusuma  terdapat kantor – kantor tenaga kerja yang siap kerja. Rata – rata mereka telah memiliki rumah sendiri dan ditunjang dengan transportasi yang mudah ke Kawasan Industri Wijayakusuma.  Sedangkan kuwajiban pengusaha dalam pemberian Jaminan  Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK) juga sangat kecil hanya 10,5 % dari gaji karyawan. Hingga akhirnya tenaga kerja bukanlah biaya produksi yang tinggi.

Competitive Manpower

Today, the work force in Central Java are 22 million peoples, and 12 million are women. The skilfull labors are increasing about 2,3% a year or about 300.000 peoples. The education and training centers in Semarang make it easy to get skillful labours from any disciplins in Semarang, the regional minimum wage is very competitive and the cost of living is lower than Jakarta, west java and east java. In the area of Wijayakusuma Industrial Area. While the responsibility of business owners in giving manpowers social guarantee is very small and that’s about 10,5% of the wage consequently, manpower is not considered as high production cost.  

Sarana Rekreasi

Jawa tengah mempunyai beberapa obyek wisata Alam dan Budaya Jawa Tengah sangat terkenal dan mempunyai tujuan wisata internasional. Potensi – potensi wisata dapat dijadikan sarana rekeratif sekaligus dapat digali potensi-potensi investasinya. Di Jawa Tengah seperti halnya daerah lain di Indonesia, kepariwisataan dapat dijadikan komoditi utama pendapatan, untuk itu peluang – peluang investasi dalam kepariwisataan akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Ini terbukti dengan akan terus dibangunnya infra srtuktur dan sarana kepariwisataan oleh pemerintah dan swasta.

Recreational Facilities

Central Java has lots of Tourism Object. It’s famous nature and culture and there’re has become International Turism Area. turism potentials can be made as rekreational facilities and also as investment potential target. in Central Java, as other part in Indonesia, tourism will become country main income and commodity, for that reason, investment opportunities in tourism will get full support from goverment. It’s proven with continous development of tourism infrastructure and facilities by goverment and private companies.