Profil PT. KIW


PT.  Kawasan Industri Wijayakusuma ( Persero ) adalah sebuah Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang usaha : Penjualan kapling industri dan persewaan BPSP (Bangunan Pabrik Siap Pakai)“. Didesain dengan konsep kawasan industri yang terpadu, mandiri ramah lingkungan, bebas banjir dan siap pakai yang meliputi seluas 250 Ha. Terletak ditepi jalan raya ekonomi utama Jakarta – Semarang, membuat kawasan ini menjadi kawasan yang strategis di Semarang.

PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) yang selanjutnya dapat disingkat menjadi PT KIW (Persero), pada awal berdirinya bernama PT Kawasan Industri Cilacap (Persero),  yang berkedudukan di Cilacap sesuai Anggaran Dasar yang dimuat dalam Akta Nomor : 10 Notaris Soeleman Ardjasasmita, SH tanggal 7 Oktober 1988 dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman RI pada tanggal 23 Januari 1989 Nomor :2-708.HT.01.01. Tahun 1989.

Sesuai Akta Nomor 33 dan 34 Notaris Ny. Asmara Noer, SH tanggal 31 Maret 1998 diadakan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, yang antara lain perubahannya adalah sebagai berikut :

  1. Nama dan tempat kedudukan Perseroan, menjadi PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) berkedudukan di Semarang.
  2. Meningkatnya Modal Dasar Perseroan :

Semula Modal Dasar Perseroan ditetapkan sebesar Rp. 15.000.000.000,00 terdiri dari 15.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp. 1.000.000,00/lembar. Dari jumlah tersebut Modal ditempatkan dan disetor adalah sebesar Rp. 4.810.000.000,00 yang terdiri dari 4.810 lembar saham dengan nilai nominal Rp.1.000.000,00/ lembar.

Kemudian Modal Dasar ditingkatkan menjadi sebesar Rp. 56.000.000.000,00 yang terbagi atas 56.000 lembar saham biasa @Rp. 1.000.000,00 per lembar saham. Dari jumlah tersebut, modal ditempatkan dan disetor adalah sebesar Rp. 14.000.000.000,00 yang terdiri dari 14.000 lembar saham dengan nilai Rp. 1.000.000,00/lembar.

Selanjutnya sesuai dengan Akta Nomor : 68 Notaris Prof DR Liliana Tedjosaputro, SH., MH., tanggal 15 Desember 2009 tentang Pernyataan Keputusan Di luar Rapat, jumlah modal yang telah ditempatkan dan disetor berubah menjadi Rp. 16.440.000.000,00 yang terbagi atas 16.440 lembar saham biasa dengan nilai nominal @Rp. 1.000.000,00  per lembar saham.

Kemudian Anggaran Dasar dirubah sesuai dengan Akta Nomor : 84 Notaris Prof DR Liliana Tedjosaputro,SH.,MH., Tanggal 17 Pebruari 2010 tentang Pernyataan Keputusan Rapat, jumlah modal dasar Perseroan berubah dari sebesar Rp. 56.000.000.000,00 menjadi sebesar Rp. 100.000.000.000,00 dan pengeluaran saham dalam simpanan sebesar Rp. 9.423.000.000,00 yang dilakukan melalui kapitalisasi sebagian cadangan sebesar Rp. 5.763.000.000,00 dan Agio Saham Perseroan sebesar Rp. 3.660.000.000,00 sehingga jumlah modal yang telah ditempatkan dan disetor adalah sebesar Rp. 25.863.000.000,00 yang terbagi atas 25.863 lembar saham biasa dengan nilai nominal @Rp. 1.000.000,00 per lembar saham yang  terdiri dari:

  • Pemerintah Pusat sebanyak 214 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 13.214.000.000,00 atau (51,09%)
  • Pemerintah Provinsi Jawa Tengah 10.446 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 10.446.000.000,00 atau (40,39%)
  • Pemerintah Kabupaten Cilacap 2.203 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp. 2.203.000.000,00 atau (8,52%)

Perubahan Anggaran Dasar ini telah mendapat persetujuan RUPS tanggal 9 Pebruari 2010 dan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-11571.AH.01.02 Tahun 2010.

Terakhir Anggaran Dasar diubah  dengan Akta Nomor : 09 tanggal 6 Mei  2015 Notaris Sugiharto, Sarjana Hukum di Semarang,  yang perubahannya telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor : AHU-AH.01.03-0935546.