Jakarta, 30 Juni 2026 – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (PT KIW), sebagai anggota Holding BUMN Danareksa, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas Laporan Keuangan Audited Tahun Buku 2025 di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa (30/6).
RUPS dipimpin oleh Direktur Bisnis PT Danareksa (Persero), Bapak Chris Soemijantoro, serta dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT KIW, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kabupaten Cilacap selaku pemegang saham perusahaan.
Agenda utama rapat meliputi penyampaian dan pembahasan Laporan Keuangan Audited Tahun Buku 2025, evaluasi kinerja perusahaan, serta pembahasan arah strategis perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis pada tahun-tahun mendatang.
Sepanjang Tahun Buku 2025, PT KIW berhasil membukukan kinerja yang sangat baik dengan menunjukkan pertumbuhan yang positif di berbagai indikator perusahaan. Capaian tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis yang adaptif, memperkuat tata kelola perusahaan, serta meningkatkan daya saing kawasan industri di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.
Dalam agenda RUPS, para pemegang saham menyampaikan apresiasi atas pencapaian PT KIW yang dinilai mampu mempertahankan tren pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan. Kinerja tersebut mencerminkan komitmen PT KIW dalam menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham sekaligus mendukung pengembangan investasi dan industri di Indonesia.
Sebagai anggota Holding BUMN Danareksa, PT KIW akan terus memperkuat sinergi antar anggota holding untuk mendorong transformasi bisnis, meningkatkan kualitas layanan kepada tenant dan investor, serta mengoptimalkan pengembangan kawasan industri yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Melalui komitmen tersebut, PT KIW optimistis dapat terus memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah, sekaligus memperkuat perannya sebagai kawasan industri yang modern, kompetitif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Indonesian
English
Chinese